
Lebong– Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Jalan Umum Kelurahan Kampung Jawa, Kecamatan Lebong Utara, pada Sabtu (30/8/2025) malam sekitar pukul 23.40 WIB ,”mereka ialah Wahyu pelajar sekolah dasar diwilayah Lebong Utara dan sumaryani ibu kandungnya .Peristiwa maut ini melibatkan tiga kendaraan, mobil Agya silver BD 1811 KD, sepeda motor ojek gandeng Honda Verza merah BD 5486 HD, serta Yamaha Vixion hitam BD 2409 HI.

wahyu hingga kini masih terbaring lemah akibat menjadi korban tabrak lari sedangkan ibunya sudah meninggal dunia saat hendak dibawa ke kediamannya di kelurahan Embong panjang.
Kaki kiri patah,paha kiri patah, dan tubuhnya dipenuhi luka akibat insiden tragis itu. Kini, tanpa perawatan medis lanjutan, wahyu hanya bisa bertahan dalam kondisi yang menyedihkan, karena keterbatasan biaya,ujar Rio Mande,S.Pd sekretaris kelurahan Embong panjang kepada awak media.
sehabis pulang dari tempat neneknya menuju rumah,Namun naas, ia diseruduk mobil melaju kencang dari belakangnya tepatnya dijalan kelurahan kampung Jawa kecamatan Lebong Utara.ujar rio

“disamping itu ayah korban mahdi menjelaskan bahwa Tubuh anak saya terlempar, Kaki kirinya patah,wajahnya penuh luka,saat disambangi Wak media dan didampingi pihak kecamatan Lebong tengah halifa serta perwakilan pihak kelurahan Embong panjang kecamatan Lebong Tengah.
Mirisnya, pelaku penabrak sempat melarikan diri, namun beredar isu sudah menyerahkan diri ke Mapolres Lebong,hingga kini tidak ada tanggung jawab yang ditepati. Ayah korban yang awalnya berharap bisa membantu biaya pengobatan, justru harus menanggung semua beban sendiri.
“dengan kondisi saat ini saya juga bingung harus mencari uang ,ujar mahdi
Saat ini korban sedang menjalani perawatan oleh mantri Supriadi S,kep, namun hingga kini orang tua korban masih bingung untuk membiayaai anaknya.
Butuh uluran tangan Dermawan;
Wahyu kini hanya bisa berharap ada uluran tangan para dermawan. Ia masih membutuhkan perawatan intensif agar bisa kembali menjalani hidupnya seperti semula.
Bagi masyarakat yang ingin membantu donasi ,dapat disalurkan langsung melalui keluarga korban di kelurahan Embong panjang kecamatan Lebong tengah.
“Saya mohon belas kasih dari siapa pun yang tergerak hatinya. Tolong bantu anak saya,” pinta mahdi, usai ditinggal istri tercinta untuk selama- lamanya sambil menahan air mata.
Saat ini [AW]