Dugaan Terjadi Penggelembungan Anggaran pembangunan Saluran Drainase dan Pembangunan Polindes Satu paket, di Desa Bandung Jaya.Tahun Anggaran 2024/2025 Hal ini Tengah Ramai Jadi Perbincangan Warga.

Kepahiang– Pembangunan/Drainase dan Pembangunan( Polides )di tahun -2024 Serta di tahun 2025 di Desa Bandung Jaya. Kecamatan Kabawetan. Kabupaten Kepahiang, Provinsi bengkulu, saat ini tengah menjadi sorotan. Lantaran di sinyalir terjadinya indikasi dugaan. Korupsi dan penggelembungan harga Satuan, Pembangunan (Polides) tersebut. Dugaan mencari keuntungan pribadi semata, dan Pembangunan Drainase, Sehingga Negara di rugikan ulah oknum kepala desa tersebut..Senin/13/10/2025.

Proyek pembangunan ( Polides ) desa bandung jaya yang bersumber dari dana desa tahun 2024 dengan pagu anggaran yang tidak sedikit Hingga mencapai Rp 300.000.000 juta Lebih. serta Pembangunan Saluran Drainase dengan Total anggaran Rp 210.630.000 juta, Volume 277 meter di Tahun 2025, bahkan Program Dana Ketahanan pangan dugaan mencari kesempatan untuk memproleh keuntungan pribadi. dan kegiatan lainnya di tahun sebelum nya juga terindikasi korupsi

Pasalnya”proyek dengan nilai yang lumayan besar tersebut dugaan diterapkan dengan kualitas mutu dan harga yang tidak sesuai spesifikasi RAB yang ada,Sehingga Terindikasi Ajang Korupsi. Dan bukan hanya kegiatan fisik Dugaan dijadikan lahan proyek mencari keuntungan pribadi. Serta Program Dana ketahanan pangan di tahun 2024 Terindikasi ada permainan kepala desa bahkan tidak Teransparansi pengelola anggaran nya. Seolah-olah ada permainan pribadi kepala desa dengan pihak ke 3 Atau pihak CV. dengan Nilai Pagu Rp 240.332.000 JT.Terindikasi di jadikan Lahan mencari keuntungan semata..

Lanjut di Tahun 2024 banyak dugaan ajang KKN. Seperti pembangunan Polides dengan Total Rp 340.000.000 juta./ Serta Dana program ketahanan pangan Senilai Rp 240 juta lebih./Dukungan Penyelenggaraan PAUD (APE, Sarana PAUD, dst dengan Total Rp 34 juta lebih. Dugaan ajang KKN demi mencari keuntungan pribadi semata.

menurut sala satu Warga yang Enggan di tulis namanya. Menguraikan bahwa pembangunan polides di kerjakan tidak sesuai dengan dana begitu besar. Hingga mencapai Ratusan juta.Dan pembangunan drainase tersebut tidak akan tahan lama kalau kita lihat cara kerjanya. Seperti conto bangunan tersebut belum lama, drainase suda banyak retak dan dimana mutu kualitas tersebut. Dan kami selaku warga desa berharap kepada pihak terkait bisa turun kelokasi dan memeriksa drainase serta Pembangunan polides dan anggaran biaya pembangunan. Serta dana ketahanan pangan tersebut, mulai dari pisik maupun non pisik serta adminitrasi nya di desa bandung jaya ini, menurut kami banyak yang janggal Pak,dan ditahun 2023 pun banyak dugaan ajang korupsi pak. tutur warga

Maka Tiem investigasi provinsi bengkulu akan mengabil langka dan ke bijakan akan segera melaporkan Kepala desa bandung jaya ke pihak Hukum APH terkait. Supaya bisa di proses secara hukum yang benar benar ada di kabupaten Kepahiang.hingga ke tingkat provinsi bengkulu…

Lanjut. Hingga berita ini kami terbitkan Awak media.masi mencoba mengonfirmasi melalui Via Tlpon/WhastApp guna meminta hak jawab dan sanggahan kepada kepala desa dan TPK. Sebaga pelaksanaan kegiatan pembangun, Serta Dana ketahanan pangan tersebut.Supaya pemberitaan kami berimbang.( D R.)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *