Pemdes Penantian Bersama Warga menggelar Rembuk Stunting Th 2025.

KAUR – BERITA BENGKULU.ID– Rakor ini sebagai tindak lanjut dari program pemerintah untuk percepatan pencegahan dan penurunan angka prevalensi stunting. Kegiatan ini juga sekaligus mengidentifikasi penyebab stunting, seperti kurangnya gizi, penyakit, faktor lingkungan dan membangun komitmen lintas sektor di Desa Penantian Kecamatan Kelam Tengah Kabupaten Kaur, Senin 22 September 2025.

Hadir dalam acara tersebut, Camat Kelam Tengah, Sekcam dan Kasi PMD, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Kapus Kelam Tengah, Tenaga Ahli (TA) Tingkat Kabupaten , Pendamping Desa (PD),Pendamping Lokal Desa (PLD), Ketua BPD dan anggota, Pemuka masyarakat dan pemuka Agama, Ketua BMA desa serta unsur Pemerintahan desa setempat.

Kepala desa Penantian Nini Lasuarni mengatakan, persoalan stunting merupakan kondisi gagalnya pertumbuhan serta perkembangan pada anak balita dibawah 5 tahun, akibat kekurangan gizi kronis.

Menurutnya, tunting dapat disebabkan karena kurangnya asupan gizi ibu hamil, kurangnya asupan gizi anak, penyakit infeksi berulang yang diakibatkan sanitasi yang buruk.

“Ini menjadi tugas bersama kita dalam menekan angka stunting,” kata Kades.

Dalam kesempatan yang sama, Camat Kelam Tengah Salianuddin,SH mengapresiasi yang tinggi bahwa pada acara rembuk Stunting di desa Penantian di hadiri oleh semua unsur yang terkait, karena itu Camat berharap agar segala sesuatu yang menyangkut rembuk Stunting untuk saling kerjasama agar segala sesuatu tentang ini dapat berjalan dengan semestinya.Ujar Camat.

Bagi ibu hamil secara rutin untuk melaksanakan pemeriksaan kepada petugas dari Puskesmas sehingga indikasi gizi buruk pada anak akan teratasi, kata Nurul Hudah, A.MD,Kep saat menyampaikan paparan di hadapan masyarakat.

Selain itu, Bhabinkamtibmas AIPTU Agung Pramana mengajak masyarakat untuk saling memberikan informasi tentang Kamtibmas. Bahkan dirinya selalu siap hadir jika ada sesuatu untuk mengganggu ketertiban dan kenyamanan pada masyarakat.(ns/adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *