Unjuk Rasa Di PT.DSJ Memanas 44 Orang Pendemo Di Amankan Polisi.

KAUR – BERITABENGKULU.ID- Puluhan pendemo yang melakukan aksi di PT Dinamika Selaras Jaya (DSJ) yang ada di Kecamatan Tanjung Kemuning Kabupaten Kaur, Selasa 15 Juli 2025 memanas.

Massa menduduki basecamp karyawan PT DSJ dan melakukan pemblokiran jalan.

Atas tindakan para pendemo yang tergabung dalam Forum Peduli Wilayah Kedurang (FPWK), Aliansi Selamatkan Bengkulu Selatan (ASBS) dan Gerakan Rakyat Pembelah Tanah Adat (Garbeta) dibubar paksa oleh anggota Polres Kaur Polda Bengkulu.

Selain dibubarkan, ada 44 pendemo diamankan oleh Polres Kaur Polda Bengkulu. Dari 44 pendemo salah satunya pimpinan Garbeta insial DE (45) ikut diamankan polisi.

“Untuk pendemo yang melakukan pengerusakan dan melanggar hukum langsung diamankan, sedang pendemo lainnya dibubarkan dan pulang ke rumah masing-masing,” tegas Kapolres Kaur AKBP Yuriko Fernanda, SH, S.IK, MH, Selasa 15 Juli 2025.

Dikatakan Kapolres, sebelum melaksanakan aksinya ,pimpinan masing-masing organisasi telah disampaikan agar tidak melakukan aksi yang melangar hukum.

Tetapi imbauan tersebut diabaikan dan sebagian pendemo diduga melakukan pengurusakan dan menduduki basecamp karyawan PT DSJ.
Masa Demo beraksi melakukan Pengrusakan, Karyawan DSJ Sampaikan Laporan

Tentu tindakan para pendemo melanggar aturan dan anggota Polres Kaur melakukan tindakan terukur dengan membubarkan seluruh pendemo serta mengamankan 44 orang yang diduga ikut melakukan pengerusakan dan memblokir jalan PT DSJ.

Lanjut Kapolres, saat ini 44 pendemo yang diamankan masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik Unit Tundak Pidana Umum (Pidum) Polres Kaur Polda Bengkulu.

Tentu dari hasil pemeriksaan akan diketahui tingkat pelanggaran peserta demo yang diamankan.

Apabila nantinya terbukti baik itu sebagai provokator maupun pelaku pengrusakan maka para pendemo akan ditetapkan sebagai tersangka.Ujar Kapolres.(ns)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *