
Beritabengkulu.id | Lebong_Pemerintah Desa Pyang Mbik Kecamatan Amen Kabupaten Lebong mengadakan Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) untuk membahas perubahan kegiatan ketahanan pangan sesuai dengan Keputusan Menteri Desa (Kepmendes) nomor 3 tahun 2025. Acara ini berlangsung di Aula Kantor Desa setempat dan dihadiri Sektretasris Kecamatan (Sekcam ) Amen serta anggota, Babinkatibmas, Bhabinsa, Pendamping Desa, PPL Desa , BPD Desa, Ketua Bumdes serta awak media, Jumat ( 22/2/2025 ).
Dalam sambutannya, Pjs Kepala Desa Pyang Mbik, Jaya mengungkapkan pentingnya ketahanan pangan untuk meningkatkan kesejahteraan Masyarakat dan kualitas hidup
“Ketahanan pangan adalah kunci bagi kesejahteraan kita semua.
Melalui musyawarah ini, mari kita rancang langkah-langkah strategis yang lebih efektif dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Pjs Kepala Desa Pyang Mbik , Jaya menyebut Musdesus ini bertujuan untuk menetapkan strategi penggunaan Dana Desa guna mendukung program ketahanan pangan berbasis Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Dalam pertemuan tersebut, dibahas model dan skema pendanaan yang tepat bagi pengembangan usaha BUMDes di bidang pangan, serta upaya membangun konsensus antara pemerintah desa, BUMDes, dan Masyarakat.

” Musdesus ini bertujuan memberikan arah dan pedoman penggunaan Dana Desa untuk mendukung swasembada pangan, dengan memastikan belanja Dana Desa minimal 20% sebagai penyertaan modal kepada BUMDes atau lembaga ekonomi masyarakat khusus ketahanan pangan yang diputuskan dalam Musyawarah Desa,” kata Pjs Kades Jaya.
Kehadiran Pjs Kepala Desa dalam kegiatan ini menunjukkan peran aktif kepolisian dalam mendukung program pemerintah desa, khususnya dalam bidang ketahanan pangan, serta memastikan transparansi dan keamanan dalam Pelaksanaannya.
Ketua BPD, juga menekankan pentingnya partisipasi seluruh elemen masyarakat dalam merumuskan solusi ketahanan pangan
“Musyawarah ini adalah kesempatan kita bersama untuk berbagi ide dan mencari solusi yang akan langsung berdampak pada kesejahteraan warga desa,” ujar Ketua BPD Desa.
Isu-isu yang dibahas antara lain peningkatan produksi pertanian lokal, diversifikasi sumber pangan, serta pentingnya peran petani dalam menjaga ketersediaan pangan. Keberlanjutan lingkungan juga menjadi topik yang dibahas, mengingat dampak perubahan iklim terhadap hasil pertanian.
Masyarakat diajak untuk bijaksana dalam mengelola sumber daya alam dan meminimalkan kerusakan lingkungan.
Musyawarah ini juga bertujuan membangun kerja sama antara pemerintah desa, BPD, dan pihak lainnya dalam mengembangkan ketahanan pangan.
Pjs Kepala Desa Pyang Mbik, Jaya menegaskan bahwa dengan panduan yang jelas dan strategi matang, Desa Pyang Mbik bisa mandiri dalam pemenuhan kebutuhan pangan pada 2025.
Di akhir acara, Jya mengajak seluruh warga Desa Pyang Mbik untuk berperan aktif dalam merealisasikan rencana ketahanan pangan yang telah disepakati.
“Kita harus bersatu dan bekerja keras untuk mewujudkan ketahanan pangan berkelanjutan demi kesejahteraan bersama,” ujarnya.
Penulis : April Wilson [ADV]
Editor : BBRedTeam
Copyright@beritabengkulu.id2025