Pesan Camat, Sambut Pilkades Dengan Penuh Tanggung Jawab Namun Tetap Bebas, Rahasia, Tidak Memihak, Jujur Siapkan Pemimpin Berkualitas Dan Profesional Majukan Desa


BeritaBengkulu.id/Lebong – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak, Camat menyampaikan pesan penting kepada seluruh Panitia Pilkades, Aparatur Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta seluruh masyarakat untuk menyambut pesta demokrasi desa dengan penuh tanggung jawab.

Dalam arahannya, Camat Lebong Tengah Kabupaten Lebong Provinsi Bengkulu, Anes Aneson, SH, menegaskan bahwa Pilkades bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum strategis untuk menentukan arah pembangunan desa 6 tahun ke depan. Oleh karena itu, dibutuhkan pemimpin yang berkualitas, profesional, dan memiliki visi memajukan desa.

“Pilkades harus kita sambut dengan penuh tanggung jawab. Tanggung jawab panitia untuk bekerja sesuai aturan, tanggung jawab aparat untuk menjaga netralitas, dan tanggung jawab masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya dengan cerdas. Kita ingin melahirkan pemimpin yang berkualitas dan profesional yang mampu membawa desa ini lebih maju, mandiri dan sejahtera,” tegas Camat dalam rapat koordinasi persiapan Pilkades di Aula Kantor Camat, Rabu (29/10/2026).

Camat menekankan 4 prinsip utama yang wajib dijaga dalam pelaksanaan Pilkades, yaitu Bebas, Rahasia, Tidak Memihak, dan Jujur.

1. Bebas: Seluruh pemilih bebas menentukan pilihan tanpa ada paksaan, intimidasi, maupun intervensi dari pihak manapun.

2. Rahasia: Kerahasiaan pilihan pemilih di bilik suara adalah hak mutlak yang harus dijamin oleh panitia.

3. Tidak Memihak (Netral): Camat menginstruksikan secara tegas kepada seluruh ASN, Kepala Desa yang masih menjabat, Perangkat Desa, BPD, dan Panitia Pilkades untuk menjaga netralitas. Tidak boleh ada yang memihak kepada salah satu calon.

4. Jujur dan Adil: Seluruh tahapan Pilkades, mulai dari pendataan pemilih, pendaftaran calon, kampanye, pemungutan suara, hingga penghitungan suara harus dilaksanakan secara jujur, adil, transparan dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Saya tidak ingin ada politik uang, ujaran kebencian, atau isu SARA yang memecah belah warga. Beda pilihan itu wajar, tapi kerukunan warga adalah yang utama. Siapapun yang terpilih nanti adalah pemimpin bagi seluruh warga desa, bukan hanya bagi pendukungnya,” tambahnya.

Di akhir arahannya, Camat mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mensukseskan Pilkades yang aman, damai, dan bermartabat. Ia berharap partisipasi pemilih dapat meningkat dan menghasilkan pemimpin desa yang amanah.

“Marilah kita siapkan pemimpin yang berkualitas, yang bukan hanya pandai berbicara, tapi juga profesional dalam bekerja dan melayani masyarakat. Masa depan desa ada di tangan kita semua,” tutupnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimcam, seluruh Pj. Kepala Desa, Ketua BPD se-Kecamatan, Ketua Panitia Pilkades, serta tokoh masyarakat.


Penulis: April Wilson [Adv]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *