
KAUR – BERITA BENGKULU.ID Bupati Kaur Gusril Pausi, S.Sos., M.AP., selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Gerakan Pramuka 0706 Kaur, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kaur untuk terus memperkuat sinergi dengan Gerakan Pramuka dalam membina generasi muda yang berkarakter, berintegritas, dan berdaya saing.
Komitmen tersebut disampaikan saat menerima audiensi jajaran Pengurus Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka 0706 Kaur di ruang kerjanya, Senin (3/8/2026). Audiensi membahas kesiapan keberangkatan kontingen Kabupaten Kaur menuju Jambore Nasional (Jamnas) XII Gerakan Pramuka Tahun 2026, sekaligus membicarakan berbagai agenda strategis pengembangan kepramukaan di Kabupaten Kaur.
Dalam arahannya, Bupati Gusril menegaskan bahwa Gerakan Pramuka merupakan organisasi pendidikan nonformal yang memiliki peran sangat penting dalam membentuk karakter, menanamkan nilai-nilai kebangsaan, serta melahirkan generasi muda yang disiplin, mandiri, dan memiliki jiwa kepemimpinan.
“Sebagai Kamabicab, saya mendukung penuh keberangkatan adik-adik Pramuka Kabupaten Kaur mengikuti Jambore Nasional XII. Pemerintah Kabupaten Kaur akan terus bersinergi dengan Gerakan Pramuka dalam mencetak generasi muda yang berkarakter, disiplin, mandiri, kreatif, serta memiliki jiwa kepemimpinan dan semangat pengabdian kepada bangsa dan daerah,” ujar Gusril.
Ia berharap seluruh peserta mampu memanfaatkan momentum Jambore Nasional sebagai sarana menambah pengalaman, memperluas wawasan, membangun persaudaraan dengan peserta dari seluruh Indonesia, sekaligus membawa nama baik Kabupaten Kaur di tingkat nasional.

“Jaga nama baik Kabupaten Kaur. Tunjukkan sikap disiplin, semangat gotong royong, serta jadilah teladan selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan Jambore Nasional,” pesannya.
Bupati juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Kaur untuk memberikan doa dan dukungan kepada kontingen Pramuka yang akan menjadi duta daerah pada ajang nasional tersebut.
“Kami memohon doa dan dukungan seluruh masyarakat Kabupaten Kaur agar kontingen Gerakan Pramuka diberikan kesehatan, keselamatan, kelancaran, serta mampu menampilkan kemampuan terbaiknya selama mengikuti Jambore Nasional. Semoga mereka pulang membawa pengalaman berharga, prestasi, dan mengharumkan nama Kabupaten Kaur,” tambahnya.
Jambore Nasional XII Gerakan Pramuka akan berlangsung pada 13–20 Agustus 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur, dengan mengusung tema “Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan.”
Sementara itu, Ketua Harian Kwartir Cabang Gerakan Pramuka 0706 Kaur, Yeye Hendri, M.Pd., menjelaskan bahwa audiensi tersebut bertujuan menyampaikan kesiapan kontingen sekaligus memohon dukungan Pemerintah Kabupaten Kaur terhadap keikutsertaan pada Jambore Nasional XII.
Menurut Yeye, kontingen Kabupaten Kaur akan diperkuat oleh lima regu, terdiri dari tiga regu putri dan dua regu putra, dengan masing-masing regu beranggotakan delapan peserta. Selain itu, Kabupaten Kaur juga akan mengirimkan dua peserta Pramuka Siaga yang akan mengikuti rangkaian kegiatan nasional tersebut.
Ia mengungkapkan, pada awalnya Kabupaten Kaur hanya memperoleh kuota empat regu. Namun, berkat keberhasilan menjadi tuan rumah Jambore Daerah (Jamda) VII Gerakan Pramuka Provinsi Bengkulu, Kwartir Nasional memberikan tambahan satu regu sebagai bentuk apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan kegiatan tersebut.
“Awalnya kami hanya mendapat kuota empat regu. Alhamdulillah, berkat keberhasilan Kabupaten Kaur menjadi tuan rumah Jambore Daerah VII Provinsi Bengkulu, kami memperoleh tambahan satu regu. Ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi kami untuk memberikan penampilan terbaik di Jambore Nasional nanti,” ujar Yeye.
Lebih lanjut, Yeye menjelaskan bahwa audiensi juga membahas sejumlah agenda strategis Gerakan Pramuka di Kabupaten Kaur, di antaranya persiapan peringatan Hari Pramuka Tahun 2026, keberadaan sekretariat Kwartir Cabang Gerakan Pramuka 0706 Kaur, serta rencana penyediaan lahan baru untuk bumi perkemahan.
Menurutnya, kebutuhan lahan tersebut muncul karena lokasi bumi perkemahan yang selama ini digunakan telah dialihkan menjadi kawasan Sekolah Rakyat.
“Selain membahas Jambore Nasional, kami juga menyampaikan kepada Bapak Bupati mengenai persiapan Hari Pramuka, keberadaan sekretariat Kwarcab, serta kebutuhan lahan bumi perkemahan yang baru. Alhamdulillah, seluruh usulan tersebut mendapat respons yang sangat positif. Bapak Bupati berkomitmen untuk terus mendukung kemajuan Gerakan Pramuka di Kabupaten Kaur,” tuturnya.
Yeye berharap sinergi antara Pemerintah Kabupaten Kaur dan Gerakan Pramuka semakin kuat sehingga organisasi kepramukaan mampu terus berkembang sebagai wadah pembentukan karakter, kepemimpinan, kemandirian, serta jiwa kebangsaan bagi generasi muda.
Turut mendampingi Bupati Kaur dalam audiensi tersebut Wakil Bupati Kaur Abdul Hamid, S.Pd.I., para Asisten Sekretariat Daerah, para Staf Ahli Bupati, serta jajaran pengurus Kwartir Cabang Gerakan Pramuka 0706 Kaur. Audiensi berlangsung hangat, penuh keakraban, dan menghasilkan komitmen bersama untuk menyukseskan keikutsertaan kontingen Kabupaten Kaur pada Jambore Nasional XII Tahun 2026, sekaligus memperkuat pembinaan generasi muda melalui Gerakan Pramuka.(NS/FRN)