
Beritabengkulu.id /Lebong, Pemerintah Desa Mangkurajo Kecamatan Lebong Selatan, Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu bersama TP-PKK Desa dan Kader Pemberdayaan Masyarakat menggelar Pelatihan Program Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) bertempat di Balai Desa, pada Kamis, (22/10/2026).
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Pj Kepala Desa, Sudadi, SE, Ketua TP-PKK, Bhabinkamtibmas, Pendamping Desa, serta puluhan peserta yang terdiri dari ibu-ibu PKK, kader posyandu, tokoh perempuan, dan remaja karang taruna.

Pj Kepala Desa dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelatihan ini sangat penting mengingat tingginya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, baik secara fisik, verbal maupun di media sosial.
Perempuan dan anak harus mendapat ruang aman dan perlindungan di lingkungan desa.
“Perempuan dan anak adalah tiang peradaban desa. Jika mereka tidak terlindungi, maka masa depan desa juga terancam. Melalui PPA ini, kita ingin desa kita menjadi Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak,” tegas Sudadi SE, Pj Kepala Desa.

Adapun materi pelatihan meliputi:
1. Pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT)
2. Pencegahan Pernikahan Anak dan Kekerasan Seksual
3. Mekanisme Pelaporan dan Pendampingan Korban
4. Peran Keluarga dan Masyarakat dalam Pola Asuh Ramah Anak
Narasumber dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Lebong menjelaskan bahwa setiap warga berhak melapor jika melihat atau mengalami tindak kekerasan, dan pemerintah desa wajib memfasilitasi dengan membentuk Satgas PPA Desa.
Turut Hadir dalam kesempatan tersebut, Pj Kades beserta Perangkat Desa, Camat Lebong Selatan, Wirna Ningsih, SH, MH, Ketua BPD Cahrudin beserta Anggota, Kapolsek, Babinkamtibmas Hendra Y, Pendamping Desa Pebri Nanik, Awak Media
Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan terbentuk Satuan Tugas (Satgas) Perlindungan Perempuan dan Anak tingkat Desa yang siap menjadi garda terdepan dalam memberikan edukasi, pencegahan, dan pendampingan di masyarakat.
Kegiatan berjalan dengan lancar, penuh antusias, dan ditutup dengan sesi tanya jawab serta komitmen bersama untuk mewujudkan Desa Aman, Nyaman, dan Bebas Kekerasan.