
Kaur – BeritaBengkulu.id, Pemerintah Kecamatan Kelam Tengah Kabupaten Kaur melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam) Rabu, (28/01/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjaring aspirasi masyarakat sebagai dasar penyusunan rencana pembangunan daerah.
Musrenbangcam di Kecamatan Kelam Tengah bertempat di Aula Kantor Camat Kelam Tengah.
Musrenbangcam Kecamatan Kelam Tengah di buka oleh Camat Kelam Tengah Salianddin,SH yang di sampaikan oleh Sekcam Erma Yati,S..IP.

Kegiatan tersebut turut dihadiri, Perwakilan Bappeda Gusmidiansyah,S.Km, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Sekretaris Dinas Pariwisata Kaur, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas PMD,Dinas Perindagkop, Kapus Kelam Tengah, Perwakilan kepala Desa se-Kecamatan Kelam Tengah, Ketua BPD, Pendamping Desa, Tokoh Agama, tokoh masyarakat, BMA dan undangan lainnya.
Musrenbangcam tahun 2026 ini mengusung tema “ Infrastruktur Berkelanjutan Untuk Kesejahteraan Masyarakat Kaur” Tema tersebut menjadi arah utama dalam perumusan usulan pembangunan yang skala prioritas yang disampaikan oleh pemerintah desa dan masyarakat di kecamatan Kelam Tengah.

Dalam arahannya, Camat Kelam Tengah Salianuddin,SH melalui Sekcam Kelam Tengah Erma Yati,S.IP menyampaikan bahwa Musrenbangcam merupakan forum strategis untuk menyusun rencana pembangunan daerah yang berorientasi pada kebutuhan riil masyarakat. Usulan-usulan yang disampaikan dalam forum ini akan menjadi bahan perencanaan pembangunan Kabupaten Kaur untuk tahun anggaran 2027.
Lebih lanjut disampaikan bahwa seluruh usulan prioritas akan dihimpun dan dibahas untuk selanjutnya dirumuskan ke dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD). Oleh karena itu, dukungan dan sinergi seluruh pemangku kepentingan sangat dibutuhkan agar pembangunan yang direncanakan dapat berjalan berkelanjutan dan merata.
Melalui Musrenbangcam ini, pemerintah daerah memberikan ruang partisipasi kepada masyarakat untuk menyampaikan berbagai kebutuhan pembangunan, antara lain peningkatan infrastruktur jalan, pengembangan sektor pertanian, serta penerapan sistem digital desa guna meningkatkan kualitas dan kecepatan pelayanan publik.Tutup Erma.(ns)