
KOTA BENGKULU – BERITA BENGKUKU.ID– Bupati Kaur Gusril Pausi,S.Sos.M.AP menghadiri acara Dharma Santi Nyepi Provinsi Bengkulu yang di gelar di Aula Sportatorium Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) pada hari Sabtu (12/4/25). Dalam kesempatan ini Bupati Kaur menyampaikan rasa syukur atas suasana kehidupan beragama yang tetap kongdusif, rukun, dan damai di daerah kita , termasuk toleransi antar umat beragama yang semakin erat. Ia juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada pengurus PHDI atas peran aktifnya dalam membangun hubungan silaturahmi, sikap toleransi, dan kekeluargaan dengan pemeluk agama lain.
Tentunya saya mewakili seluruh jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Kaur percaya bahwa peringatan Hari Besar Keagamaan melalui Dharma Santi Nyepi ini tidak hanya menjadi wadah silaturahmi umat Hindu tetapi juga mengucapkan rasa syukur atas keagungan Sang Pencipta terhadap kita. Melalui acara ini Kabupaten Kaur ikut memeriahkan peringatan Hari Raya Nyepi tahun 2025 ini, sambil memperkuat peran Kepercayaan sebagai lembaga pemersatu umat Hindu,” ungkapnya.

Dalam sambutannya, ia berharap agar Dharma Sakit Nyepi dapat terus berperan sebagai lembaga pemersatu umat Hindu, menjembatani kepentingan umat Hindu dalam konteks kehidupan beragama dan bermasyarakat. Selain itu, ia juga mengajak seluruh umat Hindu untuk mendukung program pembangunan pemerintah daerah Kaur dan mendorong semangat swadaya masyarakat, khususnya di desa-desa adat, untuk membangun kemajuan.Papar Bupati Kaur.
Kiprah aktif sangat diharapkan melalui Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) guna memperkuat toleransi antar umat beragama dan memperkokoh rasa persatuan dan kesatuan bangsa. Dengan komunikasi dan kerjasama yang baik antar pemuka agama, kita dapat menghadapi tantangan bersama dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Selain itu Bupati Gusril Pausi juga menyampaikan apresiasi atas terhadap panitia, umat Hindu yang telah turut memajukan daerah ini serta mengucapkan selamat merayakan Dharma Santi Nyepi tahun Saka 2025. Acara ini diharapkan dapat memperkuat nilai-nilai keagamaan, memupuk toleransi, dan mengukuhkan kebersamaan dalam kehidupan sosial masyarakat.Tutup Bupati.(ns)