
KAUR – BERITABENGKULU.ID- Upaya mendukung program ketahanan pangan terus digencarkan di wilayah Kabupaten Kaur. Salah satunya dilakukan oleh Desa Beriang Tinggi, Kecamatan Tanjung Kemuning Kabupaten Kaur yang berhasil melaksanakan panen jagung pipil di lahan seluas 4 hektare, hasil dari pemanfaatan anggaran 20 persen ketahanan pangan desa.
Kegiatan panen tersebut merupakan bagian dari pembinaan yang dilakukan oleh Polsek Tanjung Kemuning melalui peran aktif Bhabinkamtibmas dalam mendorong masyarakat desa untuk memanfaatkan lahan produktif secara optimal.
Kepala Desa Beriang Tinggi Tambang yang di dampingi Kades Sulau Wangi Biman Asli menyampaikan bahwa, program penanaman jagung ini merupakan bentuk komitmen pemerintah desa dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Alhamdulillah, hasil panen cukup memuaskan. Ini merupakan bukti bahwa pemanfaatan anggaran ketahanan pangan dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek Tanjung Kemuning, Iptu Priyanto, SH didampingi Bhabinkamtibmas, Aiptu Agung Pramana menyampaikan bahwa pihak kepolisian tidak hanya fokus pada keamanan, tetapi juga turut mendukung program pemerintah, termasuk di sektor pertanian.
“Kami terus mendorong masyarakat agar memanfaatkan lahan kosong menjadi lahan produktif. Selain meningkatkan ketahanan pangan, juga dapat menambah penghasilan warga,” jelasnya.
Panen jagung pipil ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi desa lain untuk mengoptimalkan penggunaan dana desa, khususnya dalam sektor ketahanan pangan desa Beriang Tinggi.
Selain itu, sinergi antara pemerintah desa dan aparat kepolisian dinilai menjadi kunci keberhasilan program tersebut.
Dengan hasil panen yang baik, Desa Beriang Tinggi optimistis program serupa akan terus berlanjut dan berkembang di masa mendatang.
Panen jagung pipil Desa Beriang Tinggi ini merupakan hasil panen kwartal I tahun 2026 dimana masa tanam pada kwartal ke-4 pada Bulan November 2025.
Pemanfaatan anggaran ketahanan pangan desa ini cukup baik dimana mampu menjalankan program nasional secara berkesinambungan dengan pemanfaatan keuntungan hasil memadai.(NS)